Pilihan Wine di Ubuntu

Pasang ‘Wine’ di Ubuntu untuk Install Program Windows

Wine adalah program open source yang bebas dan mudah digunakan yang bisa menjalankan banyak software berbasis Windows di dalam sistem operasi berbasis Unix, termasuk MacOS X, Linux Ubuntu dan turunan-turunannya, semacam Linux Mint, BlankOn Linux dsb. Atau versi Ubuntu lainnya, seperti Kubuntu yang berbasis KDE, Lubuntu atau Xubuntu.

Artikel ini menjelaskan langkah-langkah mudah untuk memasang Wine di Ubuntu versi manapun, termasuk 12.04 LTS, 13.04, 13.10 juga Linux Mint. Kita akan tahu caranya mengatur Wine, meng-install software Windows, dan meng-uninstall.

Pemasangan Wine

Untuk memasang Wine, banyak cara yang bisa ditempuh. Kita akan memakai cara yang universal, yaitu memakai konsol perintah. Di Ubuntu yang berbasis Unity atau Gnome, cukup tekan CTRL+ALT+T untuk membuk Terminal. Di Kubuntu, dari menu KDE, cari Utility lalu pilih Konsole. Penting untuk diketahui, cara ini membutuhkan sambungan internet aktif, baik dengan sambungan kabel atau pun modem USB.

Di Terminal itu, ketiklah satu per satu perintah berikut ini:

$ sudo add-apt-repository ppa:ubuntu-wine/ppa
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install wine1.7
$ sudo apt-get install winetricks

Tanda dollar $ berarti kita mengetik perintah sebagai user biasa. Jika ingin langsung menjalankan perintah sebagai root, terlebih dahulu ketik perintah

sudo su

maka tanda dollar akan menjadi tanda pagar (hash) #. Maka setelah itu tidak perlu lagi menambah sudo untuk menjalankan perintah.

Memulai Wine

Untuk memulai Wine, cukup dari menu utama, cari Wine, dan pilih program yang telah terpasang. Dari perintah baris, cukup ketikkan: wine program.exe, di mana program.exe adalah nama program yang telah terpasang. Contoh, kita akan membuka Notepad, perintahnya: wine notepad.exe. Maka akan tampil jendela Notepad.

Konfigurasi Wine

Konfigurasi bawaan dari Wine sudah cukup untuk menjalankan aplikasi Windows, tapi tidak semua aplikasi berbasis Windows bisa berjalan di bawah Wine. Dan dalam beberapa kejadian, kita mungkin perlu konfigurasi ekstra untuk menjalankan aplikasi tertentu atau menambahkan drive Windows baru untuk mapping CD-ROM.

Dalam terminal, perintah konfigurasi Wine adalah winecfg.
Untuk menambahkan drive baru, klik tab ‘Drives’ > ‘Add Drive’ lalu cari lokasi cdrom. Ini sangat berguna untuk meng-install game dan aplikasi yang mengunakan cdrom.

Meng-install Software Windows Menggunakan Winetricks

Winetricks adalah skrip bantuan kecil untuk mengunduh dan memasang software Windows dan DLL yang hilang yang harus menjalankan program dengan Wine. Jalankan perintah ‘winetricks’ dari terminal untuk mengunduh dan memasang program. Perhatikan, lokasi utama winetrick adalah direktori home user (/home/[user]/.wine). Jadi, semua yang dipasang akan disimpan di sini.

Sudah saya tulis di atas bahwa tidak semua program bisa berjalan dengan wine. Jadi, saya sarankan anda untuk memeriksa Wine app database (http://appdb.winehq.org/) sebelum memasang aplikasi dengan wine.

Mencopot Software Windows dengan Winetricks

Jika ingin menghapus sebuah software, bisa dilakukan dari menu wine, pilih Uninstall Wine Software. Pilih satu program yang ingin dihapus.
Bisa juga menghapus manual dengan perintah

$ rm -rf .wine/drive_c/Program\ Files/[folderprogram]

di mana [folderprogram] adalah nama folder program. Backslash diikuti spasi adalah interpretasi spasi dalam perintah baris di Linux.

Menghapus Wine dan Winetricks

Jika anda tidak senang dengan program Wine, bisa menghapusnya dengan menggunakan perintah:

$ sudo apt-get remove wine1.7 winetricks

Contoh program Bitvise SSH dan MS Office 2010 yang dipasang di Ubuntu:

Bitvise SSH di Ubuntu
Pilihan Wine di menu aplikasi Ubuntu
Bitvise yang berjalan di Ubuntu
Bitvise yang berjalan di Ubuntu
Wine HQ menginstall Microsoft Office 2010
Wine HQ menginstall Microsoft Office 2010

disunting pada 4 Februari 2014, mengganti versi wine terbaru (1.7)

Advertisements

Published by

Badwi

A Muslim, sober, a Javanese

13 thoughts on “Pasang ‘Wine’ di Ubuntu untuk Install Program Windows”

  1. Bismillahirrahmanirrahim.

    Ini bagus sekali. Tolong simpan URL-nya lalu diberikan untuk setiap yang bertanya soal Wine, Kang. Ada satu saja yang kurang di sini yakni memunculkan Regedit milik Wine. Kami biasa melakukannya untuk menginstal Sketchup 8 karena butuh sedikit konfigurasi.

    1. Sebenarnya tulisan ini hasil terjemahan yang saya ubah sesuai dengan kebutuhan, dan tadinya sudah saya poskan di sebuah situs yang diniatkan mau dijadikan wadah blogger pantura yg menulis tentang Linux dan opensource, tetapi karena suatu kendala, situs tersebut dihapus oleh pembuatnya.

      Untuk Regedit, saya justru belum pernah mengutak-atiknya kang, jadi saya tidak bisa berkomentar apa-apa.
      Terima kasih kang Malsasa sudah mampir.

  2. Halo mas,
    Terima kasih untuk artikelnya, sangat membantu. saya ingin bertanya sedikit tentang wine, bagaimana caranya untuk menambah file .dll pada wine ? apakah bisa ? karena saya memiliki dll yang missing untuk menjalankan microsoft office pada wine. Terima kasih

    1. halo juga mas,
      Bisa itu mas, Winetricks sudah menyediakan fitur penambahan DLL.
      Silakan coba seperti ini:
      Winetricks
      jalankan winetricks, bisa dari terminal, lalu langsung pilih oke, karena di saya langsung dipilihkan opsi “select the default wine prefix”.
      tapi maaf, saya juga belum pernah sih sebenarnya 🙂

  3. kang kok ane dapet pesan gini 😀

    Some packages could not be installed. This may mean that you have
    requested an impossible situation or if you are using the unstable
    distribution that some required packages have not yet been created
    or been moved out of Incoming.
    The following information may help to resolve the situation:

    The following packages have unmet dependencies:
    libcheese-gtk23 : Depends: libclutter-gtk-1.0-0 (>= 0.91.8) but it is not going to be installed
    Depends: libcogl15 (>= 1.15.8) but it is not going to be installed
    libcheese7 : Depends: libclutter-gst-2.0-0 (>= 0.10.0) but it is not going to be installed
    Depends: gstreamer1.0-clutter but it is not going to be installed
    libclutter-1.0-0 : Depends: libcogl-pango15 (>= 1.15.8) but it is not going to be installed
    Depends: libcogl15 (>= 1.15.8) but it is not going to be installed
    wine1.7 : Depends: wine1.7-i386 (= 1:1.7.38-0ubuntu1)
    E: Error, pkgProblemResolver::Resolve generated breaks, this may be caused by held packages.

    mohon dibantu ye kang, newbi ane :3

      1. semangat! cobalah dengan penuh keyakinan dan harapan 🙂 maaf saya gak bisa menerawang “tetep gak bisa”

        kamu sudah coba cara dari link di atas kan?

        The problem was I had some packages installed that had no upgrade path, that is, are not available in Precise. To debug this I looked in the /var/log/dist-upgrade/apt.log file, and it identifies the packages that were “broken”. I just had to “apt-get remove” them, do the release upgrade, and afterwards I could reinstall them.

        jadi, coba lihat log, perintahkan cat /var/log/dist-upgrade/apt.log kalau hasilnya tidak /var/log/dist-upgrade/apt.log: Tidak ada berkas atau direktori seperti itu, cari paket yang broken. lalu hapus saja paket tersebut, sudo apt-get remove nama-paket.

Share your idea here (markdown enabled)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s