Membuat Flashdisk Bootable sekaligus Menjadi Backup File ISO (dan Bisa Multiboot)

Bismillahirrahmanirrahim

Membuat flashdisk bootable ada banyak caranya. Kali ini saya akan berbagi salah satu cara yang saya gunakan sejak beberapa waktu terakhir ini. Maksud dari ‘sekaligus menjadi backup file ISO’ adalah kita hanya perlu menyalin file ISO ke flashdisk tanpa ekstrak atau lainnya. Jadi, kita hanya menyalin seperti file biasa, maka kita bisa menjadikannya backup atau bisa juga membagikan kepada teman. Dan kita bisa menyalin lebih dari satu file ISO ke dalam satu flashdisk. Oleh karena itu, kita bisa menjadikannya multibootable, yaitu kita bisa memilih distro Linux yang akan di-boot nantinya.

Grub4Dos merupakan bootloader grub yang dipasang di flashdisk. Untuk menjadikan flashdisk bootable, kita membutuhkan grub4dos installer, unduh dari http://download.gna.org/grubutil/grubinst-1.1-bin-w32-2008-01-01.zip

Dalam file tersebut sudah disediakan bootloader grub versi 1, bukan grub2. Kita memerlukan bootloader Grub4Dos agar flashdisk bisa bootable dengan file ISO ini. Grub menyediakan fitur boot dari file ISO, yang istilahnya di-chainload.

Unduh Grub4Dos dariΒ http://download.gna.org/grub4dos/grub4dos-0.4.4.zip atauΒ  http://code.google.com/p/grub4dos-chenall/downloads/list

Syarat agar cara ini berhasil adalah flashdisk berformat partisi FAT32 (sebenarnya format NTFS juga bisa), dan mempunyai ruang kosong lebih dari ukuran ISO. Ruang kosong ini nantinya untuk men-defrag file ISO jika tidak contiguous dan tidak bisa di-boot.

Menggunakan Grub4Dos Installer

Ekstrak grubinst-1.1-bin-w32-2008-01-01.zip dan jalankan file grubinst_gui.exe (harus dari windows). Perlu hak administrator, maka jalankan dengan Run as administrator.

Setelah jendela Grub4Dos muncul, pilih radio button Disk, lalu klik Refresh. Sebelumnya, pastikan flashdisk sudah tertancap. Setelah muncul pilihan, pilih flashdisk kita. Hati-hati! Lihat ukuran yang tertera pada pilihan. Dalam gambar di atas, flasdisk adalah (hd3) yang berukuran sekitar 8GB (7663 MB).

Pada pilihan Part list, klik Refresh, lalu pilih Whole disk.

Dan terakhir centang Don’t search floppy, lalu klik Install.

Jika sukses, akan muncul jendela seperti gambar di atas. Dan artinya flashdisk kita sudah bootable. Salin file ISO yang ingin kita jadikan bootable, misalnya Kubuntu 14.04 yang baru rilis. Lalu kita perlu menyalin file ‘grldr‘ dan ‘menu.lst‘ ke flashdisk. Kedua file tersebut ada di folder grub dalam folder program Grub4dos installer.

Langkah selanjutnya adalah mengubah file menu.lst. Berikut ini contoh isi dari file menu.lst saya:

title Kubuntu 14.04
find --set-root /kubuntu-14.04-desktop-i386.iso
map --heads=0 --sectors-per-track=0 /kubuntu-14.04-desktop-i386.iso (0xff)
map --hook
root (0xff)
kernel /casper/vmlinuz noprompt boot=casper iso-scan/filename=/kubuntu-14.04-desktop-i386.iso quiet splash --
initrd /casper/initrd.lz
boot

title Ubuntu-desktop x64 (Kosong)
find --set-root /ubuntu-13.10-desktop-amd64.iso
map --heads=0 --sectors-per-track=0 /ubuntu-13.10-desktop-amd64.iso (0xff)
map --hook
root (0xff)
kernel /casper/vmlinuz.efi file=/cdrom/preseed/ubuntu.seed noprompt boot=casper persistent iso-scan/filename=/ubuntu-13.10-desktop-amd64.iso quiet splash --
initrd /casper/initrd.lz

title Kubuntu-desktop 12.04.4 x86
find --set-root /kubuntu-12.04.4-desktop-i386.iso
map --heads=0 --sectors-per-track=0 /kubuntu-12.04.4-desktop-i386.iso (0xff)
map --hook
root (0xff)
kernel /casper/vmlinuz noprompt boot=casper iso-scan/filename=/kubuntu-12.04.4-desktop-i386.iso  quiet splash --
initrd /casper/initrd.lz

title openSUSE 13.1 KDE-Live-CD (Kosong)
find --set-root /openSUSE-13.1-KDE-Live-x86_64.iso
map /openSUSE-13.1-KDE-Live-x86_64.iso (0xff)
map --hook
root (0xff)
kernel /boot/x86_64/loader/linux vga=normal ramdisk_size=512000 apm=power-off nomce bootusb2 iso-scan/filename=/openSUSE-13.1-KDE-Live-x86_64.iso --
initrd /boot/x86_64/loader/initrd

title Linux Mint 15 KDE-Live-CD x64
set ISO=/linuxmint-15-kde-dvd-64bit.iso
find --set-root %ISO%
map %ISO% (0xff)
map --hook
root (0xff)
kernel /casper/vmlinuz file=/cdrom/preseed/mint.seed boot=casper iso-scan/filename=%ISO%  quiet splash --
initrd /casper/initrd.lz

title Mageia 4 GNOME3 32bit (Gagal)
find --set-root /Mageia-4-LiveCD-GNOME-en-i586-CD.iso
map /Mageia-4-LiveCD-GNOME-en-i586-CD.iso (0xff)
map --hook
root (0xff)
kernel /boot/vmlinuz vga=normal iso-scan/filename=/Mageia-4-LiveCD-GNOME-en-i586-CD.iso --
initrd /boot/cdrom/initrd.gz

title commandline
commandline

title back to dos
quit

title reboot
reboot

title halt
halt

Edit file menu.lst itu seperti biasa. Sesuaikan nama file ISO dengan yang ada.

Memeriksa File ISO

Sebelum mulai memboot dengan flashdisk, kita perlu memeriksa apakah file ISO itu tidak contiguous, alias terpecah menjadi beberapa chunk. Kita membutuhkan program Wincontig yang bisa diunduh dari http://wincontig.mdtzone.it/en/

Jalankan Wincontig, yang tampilan jendelanya seperti gambar di bawah ini:

Cari file ISO yang akan diperiksa.

Klik tombol Analyze untuk mulai memeriksanya.

Jika file ISO terfragmentasi, pada kolom yang bawah akan muncul keterangannya. Jika demikian, jalankan proses defragmen dengan mengklik tombol Defragment.

Mulai Memboot dari Flashdisk

Setelah proses di atas selesai, flashdisk kita sudah bisa digunakan untuk booting. Maka cukup restart, dan pilih booting melalui flashdisk.

Jika BIOS sudah diatur untuk boot dari flashdisk, saat awal booting, pada gambar berikut ini, saya pilih tombol F10, lalu akan tampil pilihan media penyimpanan yang bisa diboot.

Bagi yang belum paham, saat pertama kali menyalakan komputer atau laptop, untuk bisa memilih booting dari flashdisk, atur dulu BIOS. Di komputer saya, setting BIOS dengan menekan tombol F2, sedangkan tombol standar adalah DELETE. Sesuaikan dengan yang anda punya.

Pastikan booting dengan USB diaktifkan.

Jika sudah diatur semuanya, pada saat memilih booting melalui USB, akan tampil pilihan seperti gambar berikut ini.

Pada tahap seperti gambar di atas, jika file ISO tidak contiguous, akan muncul error, dan tidak bisa lanjut. Makanya, proses pemeriksaan file ISO tadi sangat penting.

 

Demikianlah tata cara membuat flashdisk yang bootable dengan Grub4Dos ini. Sesuai pengalaman saya, tidak semua perangkat komputer bisa memboot dengan ISO yang di-chainload. Maka, jika dengan Grub4dos ini tidak bisa, gunakanlah cara lain.

Referensi :

  1. http://www.rmprepusb.com/tutorials/grub4dos
  2. http://black-pixel.net/bootable-usb-stick-with-grub4dos-freedos-and-iso-images-e-g-ubcd.html
Advertisements

Published by

Badwi

A Muslim, sober, a Javanese

17 thoughts on “Membuat Flashdisk Bootable sekaligus Menjadi Backup File ISO (dan Bisa Multiboot)”

  1. Bismillahirrahmanirrahim.

    Tahukah akang betapa saya suka melihat tutorial yang memihak pengguna awam? Tulisan yang memberikan banyak skrinsot sampai diusahakan memotret layar untuk menunjukkan konfigurasi BIOS? Pengguna Linux yang masih menggunakan Windows tentu akan sangat terbantu dengan tulisan seperti ini. Ini hal yang tidak mungkin disepelekan di dalam UX. Terima kasih atas dedikasi akang.

    1. Saya sadar dan ingat bagaimana rasanya menjadi pengguna awam, jadi, sebisanya saya mencoba berpola pikir awam dengan berusaha memberi penjelasan hal-hal yang kelihatannya sederhana, tapi sangat penting πŸ™‚

      1. saya masih belum mengerti cara seting menu lst nya.. terus settingan menu lst yang diatas apa bisa dipakai jadi setingan file yg lain ( settingan yang buat ubuntu jadi dirubah untuk boot windows xp misalnya ).. terimakasih

      2. sebenarnya menu.lst itu adalah file configuration GRUB (bootloader Linux), jadi formatnya sudah ada aturannya, untuk Linux sendiri, untuk Windows juga sendiri. silakan googling yah

  2. terimakasih sebelumnya.. masbro sangat membantu..
    satu lagi saja,, bisa gak kalo pake wallpaper ? kalo bisa misalkan mau ganti wallpapernya itu bikin di menu.lst atau bikin file lain ? soalnya saya googling jawabannya pada gak memuaskan :D,, mungkin disini saya dapet jawabannya.. πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

Share your idea here (markdown enabled)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s