Mengetik Tulisan Arab, Jawa, Jepang di Linux

Pernah saya singgung sedikit tentang mengetik tulisan Arab dan Jepang dengan input method di Linux. Sedangkan saya juga sudah menulis posting dalam aksara Jawa Unicode. Sekarang saatnya saya menuliskan bagaimana caranya mengetik aksara bukan Latin seperti itu dengan keyboard standar yang kita miliki.


Salah satu keunggulan Linux adalah dukungan internasionalisasi yang luas. Ada banyak sekali program bantuan untuk pengguna yang memakai bahasa tertentu, selain terjemahan UI aplikasi. Bahasa standar yang dipakai distro Linux umunya adalah bahasa Inggris (karena merupakan bahasa internasional). Maka sudah tentu input papan ketik standar adalah English US (QWERTY). Begitu pula bahasa yang menggunakan aksara Latin, termasuk bahasa Indonesia.

Bahasa selain Inggris US bisa saja mempunyai standar papan ketik selain QWERTY. Dan saya bisa katakan setiap distro Linux menyediakan tata letak papan ketik tersebut. Maka kita yang mempunyai papan ketik standar US pun bisa mengetik seperti menggunakan papan ketik lain.

Namun penggunaan tata letak papan ketik lain tidaklah cukup untuk mengetik tulisan dengan aksara yang kompleks semisal Jepang, Cina, Korea, India, Thailand dsb. Untuk aksara Cina misalnya, tidak mungkin satu papan ketik memuat seluruh aksara yang jumlahnya ribuan. Untuk hal ini, metode input memainkan perannya.

Input method tidak hanya menangani masukan papan ketik, tetapi juga masukan dari mouse. Pada awalnya metode input dikaitkan pada pengetikan aksara CJK (Cina Jepang Korea) dan skrip Unicode lain. Tetapi kadang-kadang cara input untuk huruf selain Latin secara umum, walaupun hanya huruf Latin dengan aksen/tanda baca pun disebut input method.

Tulisan ini akan menerangkan bagaimana mengatur metode input pada distro Linux. Walaupun ada beberapa program IM, di sini saya menggunakan IBus.

Mengatur IBus

Terlebih dahulu instal IBus dan tambahan metode input lain. Cari paket ibus-gtk atau ibus-qt4 atau ibus-gtk3 dan paket im-config pada Software Center. Atau gunakan perintah apt-get:

sudo apt-get install ibus ibus-gtk3 im-config ibus-m17n

Jika anda menggunakan Unity Ubuntu atau GNOME 3, anda akan memilih ibus-gtk3. Jika anda punya KDE atau LXQt, anda akan memilih ibus-qt4. Yang lainnya bisa memilih ibus-gtk. Khusus untuk GNOME 3 atau Unity, saya sendiri belum bisa mengatur agar ikon IBus bisa muncul di system tray. Saat ini saya tidak bisa mencoba Unity Ubuntu, sedangkan untuk Gnome 3 jarang menggunakannya.

Jika anda belum pernah menginstal IBus, seharusnya ia akan otomatis terintegrasi menjadi metode input default sistem, setelah di-restart. Indikatornya adalah IBus sudah ada di system tray, dengan ikon keyboard. Tetapi jika tidak menemukannya, anda butuh im-config. Jalankan dengan konsol Terminal atau ALT+F2.

im-config

Ikuti instruksi pada jendela yang tampil. Pada jendela pilihan, pastikan ibus terpilih.

Tambahan:

  1. Laman dukungan Ibus Ubuntu Unity: https://help.ubuntu.com/community/ibus
  2. Pemecahan masalah pada Gnome3: http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=1759799
  3. Ekstensi Gnome shell yang mungkin berguna: https://github.com/fujiwarat/ibus-gjs
  4. Tray Icon Gnome Shell: https://bbs.archlinux.org/viewtopic.php?id=165385

Chromium 34 & 35 sempat mengalami bug konflik dengan ibus, yaitu input engine ibus tidak dikenali. Jika anda masih menggunakan versi itu, sebaiknya update minimal versi 36.

Cara Menambah Metode Masukan

Jalankan perintah ibus-setup, kemudian jika ada pertanyaan “Metoda Masukan Papan Tik (Daemon IBus) tidak sedang berjalan. Apakah Anda hendak memulainya?” jawab “Ya”. Pilih tab Metode Masukan (kedua).

Setelah ditambahkan, Tutup jendela. Setelah itu anda perlu me-restart IBus. Klik kanan ikon IBus di system tray dan pilih Mulai Ulang/Restart. Jika anda membuka program editor, sebaiknya mulai ulang juga.

Menggunakan Tata Letak Papan Ketik

Lihat gambar-gambar berikut ini.

Ikon systray IBus

This slideshow requires JavaScript.

IBus pada macam-macam lingkungan desktop

Tulisan Arab

Untuk aksara Arab, tata letak papan ketik Arabic sudah mencukupi untuk pengetikan huruf Arab. Dan IBus juga menyediakan metode input Arabic yang ada dalam paket ibus-m17n (kbd). Ia mencakup beberapa varian bahasa yang menggunakan huruf Arab, misalnya Urdu, Persia.

Menggunakan ibus-m17n sama saja seperti tata letak papan ketik Arabic. Kita harus menghafal letak huruf-huruf Arab pada papan ketik seperti tampak pada gambar di atas.

Tulisan Jepang

Metode input IBus untuk bahasa Jepang antara lain adalah ibus-anthy dan ibus-mozc. Dari dulu saya menggunakan ibus-anthy untuk mengetik hiragana, katakana atau kanji. Sedangkan ibus-mozc ini adalah buatan Google, dan menyediakan input mouse dengan membuat coretan aksara. Fitur seperti ini ada pada IME Windows.

Kedua metode masukan ini pada dasarnya sama dalam fitur yang dimiliki, kecuali ibus-mozc yang bisa menerima input goresan garis dari kursor. Keduanya menyediakan masukan Hiragana, Katakana, Latin, Half-width Katakana dan wide Latin. Anda bertanya kenapa tidak ada input Kanji? Karena kita hanya perlu mengetik dengan Romaji, sesuai kaidah romanisasi Hepburn. Spasi digunakan untuk memilih huruf yang sesuai dengan konteks kalimat.

Mengetik dengan ibus-mozc.

Menulis dengan ibus-anthy.

Aksara Jawa

Pada tahun 2009, aksara Jawa (carakan) baru dimasukkan dalam karakter Unicode. Ini tidak mengherankan karena penggunaan Carakan yang tidak terlalu luas, walaupun pengguna bahasa Jawa terbilang besar. Ditambah lagi jika masuk dalam hal UI aplikasi komputer, mungkin hanya Google dan Facebook yang menyediakan bahasa Jawa.

Walaupun begitu, saat ini kita sudah bisa mengetik aksara Jawa di komputer. Tentunya kurun waktu 5 tahun sudah cukup bagi pemerhati aksara Carakan, terutama ahli TI guna membuat aplikasi metode input bahasa Jawa.

Sebelum Carakan masuk dalam Unicode, metode untuk mengetik aksara ini adalah dengan memanfaatkan font Carakan palsu. Yakni fonta ASCII biasa yang glyph-nya diubah bentuk menjadi hanacaraka.

Untuk kali ini, saya akan menerangkan sedikit bagaimana mengetik Carakan dengan font Jawa Unicode asli. Sepengetahuan saya, font dari Unicode belum menyertakan blok carakan. Jadi, kita memerlukan font pihak ketiga. Untuk kali ini, kita gunakan font Carakan Anyar + tabel input Dukunov (Pak Hanang Hundarko). Tetapi sebenarnya saya menyarankan font Tuladha Jejeg. ^

Unduh font Carakan Anyar dari http://sites.google.com/site/hanacarakan/font . Pilih font yang terbaru, dan unduh juga linux-javanese-kbd.tar.gz yang berisi metode input untuk XKB. Baca panduan instalasinya, kecuali pada file evdev.xml, saya menyarankan agar kita mengedit sendiri.

sudo cp /usr/share/X11/xkb/rules/evdev.xml /usr/share/X11/xkb/rules/evdev-cadangan.xml
sudo kate /usr/share/X11/xkb/rules/evdev.xml
# kate bisa diganti gedit atau leafpad, dll.

Lalu salin kode berikut dan sisipkan pada file evdev.xml.

    <layout>
         <configItem>
           <name>jv</name>
           <shortDescription>JAV</shortDescription>
           <description>Javanese Keyboard (Dukunov)</description>
           <languageList>
              <iso639Id>jav</iso639Id>
           </languageList>
         </configItem>
         <variantList/>
    </layout>

Sisipkan kira-kira pada baris ke 5663, yaitu sebelum </layoutList>, lalu simpanlah.

Setelah itu, buka pengaturan Papan Ketik / Keyboard pada distro Linux anda. Cari bagian Tata Letak  (Layout), dan tambahkan Dukunov.

Setelah itu anda bisa langsung mengetikkan aksara Jawa di editor teks atau program perkantoran seperti Libre Office.

Font Carakan Anyar ini ada yang masih perlu dibenahi. Selain tidak sesuai dengan urutan blok karakter yang ditetapkan unicode, masih ada font yang bertumpuk, antara lain C (ca), H (ha) dan N (na).

Tambahan

Ada situs yang menyediakan fitur input aksara Jawa yang patut anda coba: http://bennylin.github.io/transliterasijawa/

^ Catatan: pada saat penulisan posting ini, saya bertanya pada pembuat font Tuladha Jejeg (Pak R.S Wihananto), kenapa beda dengan Carakan Anyar. Saya baru sadar kalau carakan anyar (dan Dukunov IM) tidak sesuai dengan yang ada di kavling blok Unicode untuk aksara Jawa. Jadi, nama saya di Facebook salah dong.. 😀

Font Tuladha Jejeg ada di http://sites.google.com/site/jawaunicode/unduh

facebook saya

Lain-lain

Sudah ada banyak sekali bahasa di dunia yang dibuatkan metode input dengan IBus. Berikut ini adalah sebagian yang ada.

Cina

Ada beberapa metode masukan untuk bahasa Cina, dan disesuaikan pula dengan variannya (Mandarin, Kanton dsb.). Yang saya coba antara lain ibus-cangjie dan ibus-pinyin. Untuk ibus-pinyin kita mengetik aksara Cina dengan lafalnya, seperti pada metode masukan bahasa Jepang. Contohnya wo de ming zi shi yao ming: 我的名字是姚明.

Korea

Aksara Hangul didukung oleh metode masukan ibus-hangul. Pilihan metode masukan antara lain Dubeolsik, Sebeolsik, Romaja. Default-nya adalah Dubeolsik, yakni tata letak standar keyboard Korea yang memuat huruf-huruf dasar hangul. Kita bisa memilih Romaja pada Setup-nya jika ingin mengetik sesuai pelafalannya. Contoh: annyeong haseyo akan menjadi 안녕하세요.

Rusia

Untuk aksara Cyrillik, tata letak keyboardnya tersedia. Dan IBus juga menyediakannya dalam paket ibus-m17n. Ada pilihan metode input phonetic yang menyesuaikan aksara Cyrillik dengan Latin. Contohnya Masha i Medved akan menjadi Маша и Медведь (diketik Ma[a i Medwedx). 😀

Jerman

Untuk bahasa Jerman, hanya beda sedikit dengan input Latin. Huruf-huruf yang berbeda antara lain vokal dengan umlaut dan “sharp S” (ẞ). Cara memasukkan ẞ adalah dengan tombol SHIFT+ALT+S. Misalnya dalam kata Fuẞball. Sedangkan huruf vokal umlaut ada di bagian keyboard sekitar tombol Enter.

Thailand

Bahasa Thailand dan negara Indocina lainnya mempunyai masing-masing tata letak papan ketik. Maka anda harus hafal letak huruf-hurufnya pada papan ketik. ibus-m17n menyediakan dukungan untuk bahasa-bahasa itu.

Hindi

Paket ibus-m17n menyediakan banyak varian untuk metode masukan bahasa Hindi.


Referensi: http://en.wikipedia.org/wiki/Input_Method

Advertisements

Published by

Badwi

A Muslim, sober, a Javanese

8 thoughts on “Mengetik Tulisan Arab, Jawa, Jepang di Linux”

  1. Walau mungkin kita belum temukan cara untuk remapping antara A dan ALIF antara B dan BA’, tetapi setidaknya tutorial komprehensif seperti ini akan menebas habis banyak jalan yang sulit. Minimal, tersisa hanya sedikit saja jalan sulit itu. Jazakallahu khayran.

      1. Ulasan ya?
        Hmm, saran yang bagus kang. Kebetulan kehabisan ide tulisan. 🙂
        Sementara ini sampai seminggu lagi saya mau belajar bikin ibus-table dulu, minimal membenahi evdev.xml milik Dukunov.
        PPA sudah siap. 🙂

Share your idea here (markdown enabled)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s