Bereksperimen dengan API

“Bermain air basah, bermain api letup”

Begitulah peribahasa yang ada. Dan kali ini saya menulis tentang API. Tak usah khawatir, karena ini bukan api yang membuat letup, melainkan Application Programming Interface. Di blog ini sudah ada tulisan yang mencontohkan penggunaan API Facebook.

application programming interface
http://d1avok0lzls2w.cloudfront.net/img_uploads/apis-for-marketers.png

Kali pertama mendengar API ini, kesannya sulit dan tidak mudah dipelajari. Itu saat saya ngobrol sama teman bagaimana kalau misalnya menjadi programmer. Dia bilang, salah satunya harus bisa membuat API untuk program yang dibuat. Itu kalau programnya sudah terkenal dan berguna buat orang banyak. Dan macam-macam API yang saya perkenalkan di sini memang buatan situs-situs yang terkenal dan digunakan oleh orang banyak.

Wikipedia.org

Siapapun pasti tahu Wikipedia ini, mulai dari anak SMP sampai Profesor. Menisbatkan dirinya sebagai ensiklopedia bebas, yang dapat disunting oleh siapapun. Maksudnya siapapun user yang terdaftar. Saking bebasnya, validitas dan kredibilitas informasi yang terkandung menuai kontroversi. Saya sendiri masih fifty-fifty soal ini.

Terlepas dari itu, mari kita lihat Wikipedia sebagai sebuah database. Pada saat saya menulis ini, ada 4,623,640 artikel dalam bahasa Inggris dan 349.337 artikel berbahasa Indonesia. Angka-angka itu terbilang cukup besar kan?

Oleh karena itu, seharusnya data sebesar itu ada yang bisa kita manfaatkan. Dan Wikipedia menyediakan akses API untuk publik. Silakan mengacu ke https://www.mediawiki.org/wiki/API:Main_page

Twitter

Situs ini pastinya lebih populer lagi bagi Anda yang biasa nge-twit. Orang Indonesia merupakan pengguna yang paling cerewet di Twitter menurut beberapa statistik. Sehingga tidak heran kalau trending topic sering dibuat oleh pengguna dari Indonesia.

Soal data pengguna, Twitter ternyata berhak menjualnya. Salah satu beritanya: http://business.time.com/2013/10/08/twitter-is-selling-access-to-your-tweets-for-millions/

Selain menyediakan akses khusus ke perusahaan yang membeli data pengguna, Twitter juga menyediakan akses API untuk para developer. Dokumentasi ada di https://dev.twitter.com/rest/public dan salah satu contoh pemanfaatannya: http://techchurian.wordpress.com/2014/10/02/creating-twitter-apps-in-php/

Google

Yang satu ini sudah jelas merupakan situs nomor satu yang biasa diakses oleh pengguna internet.

Google memberikan akses API untuk para pengembang, mulai dari layanan web sampai API untuk Android. Sama seperti Twitter, untuk mengakses API Google, kita harus terdaftar sebagai user dan memiliki token OAuth. Akses ini bisa dibuat di https://console.developers.google.com/

Macam-macam API yang disediakan oleh Google bisa dijelajah di https://developers.google.com/apis-explorer/


Catatan: ketiga API tersebut sudah berhasil saya coba dan menghasilkan ‘bot’ untuk Twitter. Tapi entah kenapa cron di server belum berhasil saya atur. Tambahkan @baddwin di twitter ya.. 🙂

Bot tersebut mengambil info ‘sejarah hari ini’ dari Wikipedia. Silakan lihat http://twit.bedouin.ciki.me/. Bisa dimanfaatkan untuk widget RSS di WordPress Anda.

Advertisements

Published by

Badwi

A Muslim, sober, a Javanese

Share your idea here (markdown enabled)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s