It’s so much fun to “learn” German with Google Assistant, an Android app which is similar to Apple’s Siri. By saying “Okay google” to an Android device that has it installed, we can then ask anything. I don’t know whether it’s available to all device, though. Since I also rather surprised to find it installed on my phone. It must be included in the latest update of LineageOS which I use, and I updated it a couple of days ago.

Just have a look at the video how I had a humble conversation with the sort of artificial intelligent built by the largest tech company. Note that some are just jokes. 😀

Advertisements

Ich Lerne Deutsch mit Google Assistant

I’ve just noticed that Google has improved its text-to-speech engine for bahasa Indonesia. Actually, it’s not a fresh news, as Google has released it in December last year. Other posts have explained this earlier. [1]

Google Translate

Google Translate improves bahasa Indonesia voice

I always concern about the TTS topic, particularly for bahasa Indonesia. I’ve been writing a post about TTS earlier, too.

[1] http://aguswblog.blogspot.com/2015/01/android-text-to-speech-bahasa-indonesia.html & http://www.androidpolice.com/2014/12/04/google-adds-hindi-indonesian-support-text-speech-engine-apk-download/

Google Translate’s New Voice Engine for Bahasa Indonesia

Bereksperimen dengan API

“Bermain air basah, bermain api letup”

Begitulah peribahasa yang ada. Dan kali ini saya menulis tentang API. Tak usah khawatir, karena ini bukan api yang membuat letup, melainkan Application Programming Interface. Di blog ini sudah ada tulisan yang mencontohkan penggunaan API Facebook.

Kali pertama mendengar API ini, kesannya sulit dan tidak mudah dipelajari. Itu saat saya ngobrol sama teman bagaimana kalau misalnya menjadi programmer. Dia bilang, salah satunya harus bisa membuat API untuk program yang dibuat. Itu kalau programnya sudah terkenal dan berguna buat orang banyak. Dan macam-macam API yang saya perkenalkan di sini memang buatan situs-situs yang terkenal dan digunakan oleh orang banyak. Continue reading “Bereksperimen dengan API”

Google Authenticator: Pengamanan Dua Langkah

Akhirnya bisa juga menerapkan otentikasi dua langkah untuk login ke Ubuntu. Pada tulisan ini, sekalian saja saya menerangkan langkah-langkah pengaturan verifikasi dua langkah untuk bermacam-macam akun daring.

Apa itu Google Authenticator?

Google Authenticator adalah nama aplikasi pembuat token TOTP (Time-base One-Time Password) untuk verifikasi dua langkah. Aplikasi ini adalah buatan Google, tersedia di Google Play untuk diinstal di Android. Ini tersedia pula versi untuk iOS dan Blackberry. Perangkat mobile lain juga ada aplikasi authenticator ini. Cari saja di app market masing-masing. Misalnya di Nokia store namanya TOTP-ME, yang mana saya menggunakannya.

TOTP sendiri adalah sesuai namanya, password sekali pakai yang berkala, biasanya 30 detik. Token yang dihasilkan terdiri dari angka berjumlah 6-8 karakter. Rincian teknisnya bisa dibaca di Wikipedia atau situs lain. Continue reading “Google Authenticator: Pengamanan Dua Langkah”