Chromium Sudah Support Fonta SIL Graphite kah?

Saya lupa sejak kapan Chromium browser di Ubuntu sudah bisa menampilkan fonta Jawa dengan benar. Entah setelah update sistem, atau setelah instal ekstensi Anvanced Fonts Settings.

Googling tentang release notes Chromium atau mungkin ada yang posting tentang new feature Chromium belum ketemu nih. Cuma nemu yang lumayan menarik: https://code.google.com/p/chromium/issues/detail?id=400334

Advertisements

Input Method Arab dan Jawa dengan Cara Indonesia

Tulisan ini merupakan perpanjangan dari tulisan sebelumnya. Saya mendapat ide dari kang Buono dan diberi masukan oleh kang Malsasa sehingga menuliskan posting ini. Tetapi saya belum mencoba ibus-table-alif (yang disarankan kang Malsasa) untuk kali ini.

Pada tulisan sebelumnya, saya sudah memberi gambaran apa itu input method dan contoh-contohnya. Kali ini saya ingin lebih sistematis dalam menerangkan cara agar kita bisa mengetik tulisan Arab dan Jawa dengan keyboard standar US. Yang mana disesuaikan dengan simbol fonetiknya, misalnya tombol A menghasilkan Alif atau aksa Jawa A, dsb.

Jika sebelumnya saya memakai IBus sebagai contohnya, maka kali ini menggunakan ekstensi xkb. Ubuntu menyertakannya dalam setiap ISO-nya. Jadi, tidak perlu instal paket tambahan, kecuali untuk input Jawa.

Namun sebenarnya xkb ini tidak bisa dimodifikasi secara programatik, yaitu misalnya saya membuat paket DEB dan mengedit file evdev.xml. Hal seperti ini adalah ilegal menurut kaidah pemaketan Debian. Maka nanti anda akan mengedit sendiri file evdev.xml tersebut. Continue reading Input Method Arab dan Jawa dengan Cara Indonesia

Mengetik Tulisan Arab, Jawa, Jepang di Linux

Pernah saya singgung sedikit tentang mengetik tulisan Arab dan Jepang dengan input method di Linux. Sedangkan saya juga sudah menulis posting dalam aksara Jawa Unicode. Sekarang saatnya saya menuliskan bagaimana caranya mengetik aksara bukan Latin seperti itu dengan keyboard standar yang kita miliki.


Salah satu keunggulan Linux adalah dukungan internasionalisasi yang luas. Ada banyak sekali program bantuan untuk pengguna yang memakai bahasa tertentu, selain terjemahan UI aplikasi. Bahasa standar yang dipakai distro Linux umunya adalah bahasa Inggris (karena merupakan bahasa internasional). Maka sudah tentu input papan ketik standar adalah English US (QWERTY). Begitu pula bahasa yang menggunakan aksara Latin, termasuk bahasa Indonesia.

Bahasa selain Inggris US bisa saja mempunyai standar papan ketik selain QWERTY. Dan saya bisa katakan setiap distro Linux menyediakan tata letak papan ketik tersebut. Maka kita yang mempunyai papan ketik standar US pun bisa mengetik seperti menggunakan papan ketik lain.

Namun penggunaan tata letak papan ketik lain tidaklah cukup untuk mengetik tulisan dengan aksara yang kompleks semisal Jepang, Cina, Korea, India, Thailand dsb. Untuk aksara Cina misalnya, tidak mungkin satu papan ketik memuat seluruh aksara yang jumlahnya ribuan. Untuk hal ini, metode input memainkan perannya. Continue reading Mengetik Tulisan Arab, Jawa, Jepang di Linux

Register

Tulisan ini merupakan draf yang saya buat pada 20.12 tahun lalu. Draf yang merupakan sebuah ide saja, berupa judul yang nantinya saya isi dengan tulisan yang panjang.

Saya sebenarnya tahu kata register beberapa waktu sebelum membuat draf tulisan. Nah pada saat membuat draf ini, saya sedang senang-senangnya dengan bahasa Jawa. Saya membanding-bandingkan bahasa Jawa dengan Jepang yang saya anggap mempunyai kemiripan, yaitu adanya register. Apa itu register? Wikipedia punya jawabannya.

http://id.wikipedia.org/wiki/Laras_bahasa http://en.wikipedia.org/wiki/Register_%28sociolinguistics%29

Tulisan ini saya masukkan dalam jenis `status’ karena tidak mencukupi syarat tulisan yang saya inginkan seperti pada paragraf pertama. Saya harap lain waktu saya bisa memanjangkannya.