Memanfaatkan LibreOffice Calc untuk Laporan Penjualan Pulsa

Terinspirasi tulisan saudara Ade Malsasa Akbar tentang pengalaman nyata bisnisnya yang memanfaatkan LibreOffice Calc, saya jadi punya bahan posting lagi. Kali ini mengenai aplikasi lembar sebar tersebut. Memang, walaupun kenal aplikasi perkantoran hampir seumuran dengan kenal komputer, tapi jarang memakainya. Yang lebih sering dipakai paling-paling aplikasi pengolah kata LibreOffice Writer.

Tulisan ini memberi contoh penggunaan formula pada LibreOffice Calc, yang mana dimanfatkan untuk perhitungan dan pelaporan penjualan pulsa. Saya pernah membuat aplikasi Qt untuk keperluan seperti ini, tapi belum bisa digunakan. Dan saya belum lama mengetahui kalau agen pulsa saya menyediakan pelaporan penjualan dalam bentuk file lembar sebar. Formatnya Excel sih, tapi tetap masih bisa diolah dengan Calc. Dan hebatnya, formula Excel kompatibel dengan Calc.

Continue reading Memanfaatkan LibreOffice Calc untuk Laporan Penjualan Pulsa

Advertisements

Instal MS Office 2010 di [K]Ubuntu dengan Wine

Kelihatannya orang-orang masih banyak yang mencari tutorial cara instal program windows di Linux. Lihat saja tulisan teratas blog ini, “Cara Instal Wine” setiap hari nongol di situ. Hal demikian wajar saja, mengingat basis pengguna Linux adalah pengguna Windows.

Beberapa hari yang lalu saya lihat ada pertanyaan di grup FB Ubuntu Indonesia bagaimana cara instal MS Office 2007/2010 yang benar. Setelah membaca pertanyaan tersebut, saya jadi penasaran kok kelihatannya sulit menginstal MS Offie dengan wine. Dan ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Pada tulisan yang dulu itu screenshot yang dipasang hanya jendela setup awal, tidak sampai selesai.

Nah kali ini saya bagikan rinciannya, berhubung sudah berhasil menginstalnya, pada akhirnya. Saya coba beberapa kali instal dengan konfigurasi wine standar, memang sampai selesai, tetapi program tidak berhasil run dengan mulus. Sampai saya instal Playonlinux segala pun, masih belum berhasil, malah instalasi dianggap gagal.

Continue reading Instal MS Office 2010 di [K]Ubuntu dengan Wine

Furigana: Belajar Huruf Kanji Jepang

Masih berhubungan dengan bahasa dan editor teks. Kali ini saya akan menuliskan tentang cara menuliskan furigana di program office MS Word dan Libre Office. Furigana adalah cara baca huruf kanji yang dituliskan di atas atau di bawahnya, ditujukan untuk belajar kanji. Saya biasa menemukannya pada lagu opening atau ending anime.

Dalam komputasi, furigana diperoleh dengan bantuan notasi Ruby. Banyak program yang sudah mendukungnya, misalnya program perkantoran, LaTeX dan bahkan Aegisub (dengan efek kara). Dan sekarang HTML5 sudah memberikan tag khusus <ruby> untuk furigana.

MS Office Word

Langsung saja kita menulis furigana menggunakan program office, dan yang pertama adalah Microsoft Word. Cara ini berlaku untuk MS Office 2007 dan lebih baru. Sebaiknya anda instal juga dukungan bahasa Jepang untuk Windows. Seharusnya Windows 7 sudah terdapat dukungan ini sejak awal instalasi. Atur juga IME (Input Method Editor) bahasa Jepang agar nantinya bisa mengubah teks furigana. Continue reading Furigana: Belajar Huruf Kanji Jepang

Mengetik Tulisan Arab, Jawa, Jepang di Linux

Pernah saya singgung sedikit tentang mengetik tulisan Arab dan Jepang dengan input method di Linux. Sedangkan saya juga sudah menulis posting dalam aksara Jawa Unicode. Sekarang saatnya saya menuliskan bagaimana caranya mengetik aksara bukan Latin seperti itu dengan keyboard standar yang kita miliki.


Salah satu keunggulan Linux adalah dukungan internasionalisasi yang luas. Ada banyak sekali program bantuan untuk pengguna yang memakai bahasa tertentu, selain terjemahan UI aplikasi. Bahasa standar yang dipakai distro Linux umunya adalah bahasa Inggris (karena merupakan bahasa internasional). Maka sudah tentu input papan ketik standar adalah English US (QWERTY). Begitu pula bahasa yang menggunakan aksara Latin, termasuk bahasa Indonesia.

Bahasa selain Inggris US bisa saja mempunyai standar papan ketik selain QWERTY. Dan saya bisa katakan setiap distro Linux menyediakan tata letak papan ketik tersebut. Maka kita yang mempunyai papan ketik standar US pun bisa mengetik seperti menggunakan papan ketik lain.

Namun penggunaan tata letak papan ketik lain tidaklah cukup untuk mengetik tulisan dengan aksara yang kompleks semisal Jepang, Cina, Korea, India, Thailand dsb. Untuk aksara Cina misalnya, tidak mungkin satu papan ketik memuat seluruh aksara yang jumlahnya ribuan. Untuk hal ini, metode input memainkan perannya. Continue reading Mengetik Tulisan Arab, Jawa, Jepang di Linux