Farewell OpenShift 2

It’s 3 days after the End of Life of OpenShift 2. As I posted earlier about the notice, I had migrated my little app to its next generation: OpenShift Online 3. My app is the basis of my personal website and theĀ backend of my Android app. So it’s kind of a must for me to migrate it as soon as possible. And actually I did it successfully last week.

As I deploy it by Git, I still have the source repository. So, I don’t care of the deployed one on the OpenShift. But, once I received an email from OpenShift about the “one time exception” to allow me to backup the data even after its end of life, I think it’s worth trying. šŸ˜€

Screenshot_20171004-072146

So, I just followed the guide from attached link. Then a few moments after I typed rhc snapshot save php, I got my deployed source of the app, including error logs of Nginx and PHP.

Screenshot_20171004_073342

And now I feel so relieve of the data –if it will be deleted forever. Farewell, my –prior– app.

Advertisements

Adakah ini akhir dari Nokia? Awal yang baru, kata mereka

Jadi ini ceritanya mau belajar bikin aplikasi buat Nokia Asha S40. Sudah agak lama sih. Sudah ketinggalan jaman yah? Memang. Sudah susah-susah install SDK di Ubuntu, eh, dapat email dari Nokia: judulnya “New beginnings for classic Nokia phone developers“. Email pada gambar tersebut memberitahu bahwa Nokia StoreĀ akan mengalihkan aplikasi-aplikasinya ke Opera Mobile Store. Proses akan selesai pada semester awal tahun depan. Sudah tahu kan kalau Microsoft sudah mengambil alih divisi Nokia Mobile. Mengubah merk Nokia Lumia menjadi Lumia saja. Dan pada akhirnya menghilangkan dukungan pada platform yang lebih lawas. Termasuk platform Asha, dan juga Nokia X sang pengusung Android di keluarga Nokia.

Perlu diketahui bahwa pengguna ponsel “bodoh” (lawan dari ponsel pintar) masih banyak saat ini. Sebagai patokan, lihat pada web app yang saya upload ke Nokia Store, termasuk feed reader resmi blog ini (link ada di sidebar kiri). Statistik unduhan setiap harinya menunjukkan stabilitas jumlah (saat tulisan ini dibuat, rata-rata perhari antara 300-400 unduhan, totalĀ 3 web app).Ā Itu adalah jumlah untuk aplikasi yang tidak populer. Bagaimana dengan aplikasi yang sedang ngetren? AndaĀ mungkin bisa mengira-ngira sendiri. Continue reading Adakah ini akhir dari Nokia? Awal yang baru, kata mereka

Aplikasi HTML / Web App Nokia Asha Series

HTML sebenarnya bukan dimaksudkan untuk membuat aplikasi. Ia hanyalah skrip markup yang fungsinya adalah untuk menggambar tampilan dokumen, yang biasanya adalah laman web. Tetapi sejak HTML5 digulirkan, ia juga digunakan untuk membuat tampilan untuk aplikasi, baik laman web maupun mobile device. Sedangkan fungsinya sebagai aplikasi dilaksanakan oleh Javascript atau bahasa pemrograman lain di dalam tag canvas.

HTML merupakan yang pertama saya pelajari di dunia komputer. Karena bukan merupakan bahasa pemrograman, dan hanya ada tag-tag yang telah ditentukan, maka tidak terlalu sulit untuk mempelajarinya.

Karena mempunyai kepercayaan diri dengan HTML ini, akhir-akhir ini saya berhasil membuat aplikasi berdasarkan HTML5. Awalnya saya pikir aplikasi HTML5 hanya untuk smartphone. Tetapi ternyata ponsel S40 dan Asha dari Nokia pun mempunyai aplikasi seperti ini, yang disebut web app. Di Ovi store sudah banyak web app yang bisa diunduh, termasuk aplikasi Pandalon RSS yang mungkin anda gunakan untuk membaca tulisan ini. šŸ™‚

Continue reading Aplikasi HTML / Web App Nokia Asha Series